Total Tayangan Halaman
Rabu, 26 Agustus 2020
Ziarah kepada putra-putra para imam as
Kedua: Ziarah kepada putra-putra para imam as
Mereka adalah putra-putra penguasa yang benar dan makam mereka merupakan sumber anugerah dan berkah serta tempat turunnya rahmat dan inayah Ilahi. Para ulama telah menyunahkan ziarah ke makam mereka. Alhamdulillah, makam mereka banyak tersebar di daerah para pencinta Ahlulbait Nabi Muhammad saw, bahkan di pedesaan, padang pasir dan pinggiran gunung. Makam itu selamanya merupakan tempat perlindungan orang yang membutuhkan atau dihimpit masalah. Makam itu bisa menjadi perantara untuk menolong orang-orang teraniaya serta pelipur lara orang yang gundah-gulana. Makam-makam suci ini memiliki karomah dan keajaiban-keajaiban yang luar biasa. Namun jangan lupa bahwa sesiapa yang ingin berziarah ke makam-makam ini hendaknya yakin bahwa rahmat Allah akan sampai kepada dirinya. Oleh karena itu, hendaknya memenuhi dua syarat sebagai berikut:
Pertama: Yakinilah kemuliaan dan keagungan garis keturunan pemilik makam tersebut. Hal ini telah disinggung di dalam kitab-kitab hadis tentang kemuliaan garis keturunan (Nabi saw) dan sejarah.
Kedua: Meyakini kebenaran karomah makam tersebut. Dua syarat ini memang sangat jarang disampaikan. Di dalam kitab Hadiyyah az-Zâir telah disebutkan beberapa amalan dan syarat ini termasuk di dalamnya. Di dalam kitab Nafsah al-Masdûr dan Muntahâ al-Âmâl kami menganjurkan berziarah ke makam Muhsin bin Hasan as, namun buku ini tidak cukup untuk membahas masalah ini secara detil. Oleh karena itu, kami hanya ingin menyebutkan dua ziarah saja.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar