Total Tayangan Halaman

Rabu, 26 Agustus 2020

Bulan Rabi‘Ul Awal

Malam Pertama Tahun ketigabelas Bi‘tsah adalah awal mula Rasulullah saw berhijrah dari Mekkah menuju Madinah. Saat itu adalah malam hari. Semula Rasulullah bersembunyi di Gua Hira dan Imam Ali bin Abi Thalib as mengorbankan dirinya dengan menggantikan beliau di tempatnya. Imam Ali bin Abi Thalib memamerkan kepada dunia bahwa ia tak gentar di hadapan pedang-pedang musyrikin, sekaligus beliau menunnjukkan kecintaan dan persaudaraannya kepada Rasulullah saw. Karena peristiwa ini turunlah ayat, Waminannâsi man yasytarî nafsahû ibtighâ’a mardhâtillâh. Hari Pertama Para ulama mengatakan bahwa disunahkan berpuasa pada hari ini sebagai rasa syukur atas keselamatan jiwa Rasulullah saw dan Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib as, dan selayaknya untuk berziarah kepada mereka. Sayid Ibn Thawus dalam buku al-Iqbâl menyebutkan doa-doa yang dianjurkan dibaca pada hari ini. Menurut pendapat Syekh Thusi dan Kaf‘ami, Imam Hasan Askari as wafat pada hari ini. Namun, pendapat masyhur mengatakan bahwa beliau wafat pada hari kedelapan dan barangkali hari ini awal beliau sakit. Hari ke-8 Tahun 260 H adalah hari wafatnya Imam Hasan Askari as dan Imam Mahdi as mengantikan kepemimpinan beliau. Hari ini adalah waktu yang sangat tepat untuk berziarah kepada mereka berdua sebab hari ini adalah permulaan kepemimpinan Imam Zaman as. Hari ke-9 Adalah hari raya besar yaitu Hari Raya Baqar (penjelasannya sangat panjang dan dimuat di buku-buku lain). Diriwayatkan bahwa sesiapa yang berinfak pada hari ini, maka dosa-dosanya akan diampuni. Dimustahabkan pada hari ini untuk memberi makan saudara-saudara sesama Mukmin, menggembirakan mereka, membahagiakan keluarga, mengenakan pakaian baru, bersyukur, dan beribadah kepada Allah swt. Hari ini adalah hari disingkirkannya rasa jenuh dan sedih dan termasuk hari mulia. Hari ke-12 Menurut Syekh Kulaini dan Mas‘udi dan yang masyhur di kalangan Ahlusunah, hari ini adalah hari lahirnya Rasulullah saw. Pada hari ini disunahkan untuk melakukan shalat dua rakaat, pada rakaat pertama setelah membaca al-Fâtihah, bacalah Qulya ayyuhal kâfirûn sebanyak tiga kali dan pada rakaat kedua membaca Qulhuwallâhu ahad tiga kali. Pada hari ini juga beliau memasuki kota Madinah. Syekh Thusi mengatakan bahwa pada hari ini pada tahun 132 H pemerintahan Bani Marwan berakhir. Hari ke-14 Tahun 64 H Yazid bin Muawiyah meninggal dunia dan masuk neraka Jahanam. Dalam buku Akhbâr ad-Duwal dikatakan bahwa ia meninggal di Haran lantaran sakit tulang rusuk, jenazahnya dibawa ke Damaskus dan dikuburkan di Bâbush-Shaghîr yang kuburannya sekarang menjadi tempat pembuangan sampah. Umurnya tiga puluh tujuh tahun dan masa khilafahnya berlangsung selama tiga tahun sembilan bulan. Malam ke-17 Adalah malam lahirnya penutup para nabi Muhammad saw, malam yang penuh kemuliaan. Sayid Ibnu Thawus menukil satu pendapat yang mengatakan bahwasanya pada malam ini, satu tahun sebelum hijrah, beliau melaksanakan Mikraj. Hari ke-17 Menurut pendapat yang masyhur di kalangan ulama Imamiyah hari ini adalah hari lahirnya Muhammad bin Abdullah saw, dan yang masyhur adalah beliau lahir di Mekkah di rumahnya sendiri pada hari Jumat di waktu fajar terbit di tahun gajah di masa kekuasaan Anusyirwan yang adil. Majlisi al-Awwal dan buku Syarh al-Faqih menyebutkan bahwa keberadaan Rasulullah saw sangat berpengaruh terhadap keadilan Anusyirwan, sebab beliau adalah rahmatan lil ‘âlamîn dan keadilan Anusyirwan menyebabkan ketenangan di tengah masyarakat. Pada hari ini juga tahun 83 H Imam Ja‘far Shadiq as dilahirkan ke dunia ini, sehingga kemuliaan hari ini semakin bertambah. Terdapat beberapa amalan pada hari ini: Mandi Dirwayatkan bahwa sesiapa yang berpuasa di hari ini, ia akan mendapatka pahala puasa satu tahun. Hari ini termasuk dari empat hari yang dikhususkan untuk puasa selama satu tahun. Berziarah kepada Rasulullah saw dari dekat atau jauh. Berziarah kepada Amirul Mukminin Ali bin Abi Thalib as dengan ziarah yang dibaca oleh Imam Ja’far Shadiq as yang diajarkan kepada Muhammad bin Muslim yang insya Allah akan disebutkan pada Bab Ziarah. Melakukan shalat dua rakaat, pada setiap rakaat setelah membaca al-Fâtihah membaca surah al-Qadr sepuluh kali dan al-Ikhlâsh sepuluh kali, dan setelah salam membaca doa ini, Allâhumma anta hayyun lâ tamût Karena doa ini panjang dan sanadnya tidak sampai kepada imam maksum as, maka dalam buku doa ini diringkas. Sesiapa ingin tahu mengenai doa ini lihatlah buku Zâd al-Ma’âd. Selayaknya bagi kaum Muslimin untuk membesarkan hari ini, bersedekah, berbuat kebaikan, menyenangkan orang Mukmin dan berziarah ke tempat-tempat mulia. Sayid Ibnu Thawus dalam buku al-Iqbâl berbicara panjang lebar tentang keharusan menghormati hari ini, ia berkata, “Saya melihat kaum Nasrani dan sekelompok kaum Muslimin merayakan kelahiran Nabi Isa as dengan perayaan yang tidak pernah mereka lakukan untuk menghormati seseorang. Saya menjadi heran mengapa kaum Muslimin merayakan kelahiran Nabi Isa namun tidak merayakan kelahiran Nabi mereka semeriah kaum Kristen merayakan kelahiran Nabi Isa as, padahal keagungan dan kemuliaan Nabi mereka (kaum Muslim) melebihi semua nabi.”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar