Total Tayangan Halaman

Rabu, 26 Agustus 2020

Bulan Rabi‘U Tsani, Jumadil Ula Dan Jumadil Akhir

Sayid Ibnu Thawus telah mengkhususkan doa buat hari pertama dari tiga bulan ini. Syekh Mufid berkata, “Hari ke-10 Rabi‘u Tsani tahun 232 H adalah hari lahirnya Imam Hasan Askari as yang penuh dengan keutamaan dan barakah, dan disunnahkan untuk berpuasa sebagai rasa syukur atas karunia yang besar ini. Hari ke-13, ke-14 dan ke-15 Jumadil Ula tepat sekali jika ziarah kepada Fatimah Zahra as dan mengadakan ma’tam (mengingat keteraniayaannya), sebab terdapat dalam riwayat bahwasanya beliau hidup setelah ayahnya selama 75 hari dan wafatnya Nabi saw, versi yang masyhur, terjadi pada tanggal 28 Shafar. Dari itu, maka wafatnya Fatimah as harus salah satu dari tiga hari ini. Di pertengahan hari ini tahun 36 H, Amirul Mukminin as menguasai kota Basrah. Pada hari pula Imam Ali Zainal Abidin as dilahirkan, dan tepat sekali jika pada hari ziarah kepada dua imam ini. Amalan-amalan bulan Jumadil Akhir Adapun amalan bulan ini adalah salat empat rakaat dengan dua salam seperti yang diriwayatkan oleh Sayid Ibnu Thawus dan lakukan kapan saja dari bulan ini. Rakaat pertama membaca al-Fâtihah, satu kali ayat Kursi, dan dua puluh lima kali surah al-Qadr, pada rakaat kedua membaca al-Fâtihah, satu kali srah at-Takâtsur) dan dua puluh lima kali surah al-Ikhlâsh, pada rakaat ketiga membaca al-Fâtihah, satu kali surah al-Kâfirûn dan dua puluh lima kali surah al-Falaq dan pada rakaat keempat membaca al-Fâtihah, satu kali Idzâ Jâ’a Nashrullâhi dan dua puluh lima kali surah an-Nâs dan setelah salam dari rakaat yang keempat membaca: سُبْحَانَ اللَّهِ وَ الْحَمْدُ لِلَّهِ وَ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَ اللَّهُ أَكْبَرُ Mahasuci Allah, segala puji bagi Allah, tiada tuhan selain Allah dan Allah Mahabesar Membaca shalawat sebanyak tujuh puluh kali: اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَ آلِ مُحَمَّدٍ Ya Allah, curahkanlah shalawat atas Muhammad dan keluarga Muhammad Membaca doa ini sebanyak tiga kali: اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُؤْمِنِيْنَ وَ الْمُؤْمِنَاتِ Ya Allah, ampunilah kaum Mukmin dan Mukminah Kemudian sujud sambil membaca doa di bawah ini sebanyak tiga kali: يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ يَا ذَا الْجَلاَلِ وَ اْلإِكْرَامِ يَا اَللَّهُ يَا رَحْمَنُ يَا رَحِيْمُ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ‏ Wahai Zat yang Hidup, Tegak dan Mulia, wahai Tuhan yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang, wahai yang Paling Pengasih dari para pengasih Kemudian meminta kepada Allah Swt apa saja yang diinginkan. Sesiapa yang melakukan ini, Allah swt akan menjaga diri, harta, keluarga, anak, dunia dan agamanya sampai tahun berikutnya dan jika meninggal pada tahun ini berarti ia syahid artinya mendapatkan pahala mati di jalan Allah. Hari Wafatnya Fathimah Zahra dan Ziarah beliau as: Hari Ke-3 Tahun 11 H adalah hari wafatnya Sayidah Fathimah as. Karena itu, maka orang Syiah harus mendirikan majelis ratapan (aza’) buat beliau, berziarah dan melaknat orang-orang yang zalim dan merampas hak-haknya. Sayid Ibnu Thawus dalam buku al-Iqbâl mengatakan bahwa hari ini adalah hari wafatnya beliau, dan beliau membawa doa ziarah ini: اَلسَّلاَمُ عَلَيْكِ يَا سَيِّدَةَ نِسَاءِ الْعَالَمِيْنَ، اَلسَّلاَمُ عَلَيْكِ يَا وَالِدَةَ الْحُجَجِ عَلَى النَّاسِ أَجْمَعِيْنَ، اَلسَّلاَمُ عَلَيْكِ أَيَّتُهَا الْمَظْلُوْمَةُ الْمَمْنُوْعَةُ حَقَّهَا Salam kepadamu wahai pemimpin wanita alam, salam kepadamu wahai ibu hujjah-hujah Allah atas manusi. Salam kepadamu wahai wanita yang teraniaya dan dirampas haknya Kemudian membaca: اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى أَمَتِكَ وَ ابْنَةِ نَبِيِّكَ وَ زَوْجَةِ وَصِيِّ نَبِيِّكَ صَلاَةً تُزْلِفُهَا فَوْقَ زُلْفَى عِبَادِكَ الْمُكَرَّمِيْنَ مِنْ أَهْلِ السَّمَاوَاتِ وَ أَهْلِ اْلأَرَضِيْنَ‏ Ya Allah, curahkanlah shalawat kepada hamba-Mu, putri nabi-Mu dan istri washi-Mu, shalawat yang mengangkat beliau di atas derajat hamba-hamba-Mu yang dimuliakan dari penduduk langit dan bumi Dalam riwayat yang kuat dikatakan, “Sesiapa yang berziarah dengan ziarah ini dan meminta ampunan dari Allah swt niscaya Ia akan mengampuni dosa-dosanya dan dimasukkan ke dalam surga.” Pengarang buku ini mengatakan, “Anak Sayid Ibnu Thawus juga menukil ziarah ini dalam buku Zawâid al-Fawâ’id dan berkata, “Ziarah ini khusus hari wafatnya beliau, yaitu pada tanggal 3 Jumadi Tsani. Caranya adalah: pertama, Anda lakukan salat ziarah atau salat beliau dua rakaat. Di setiap rakaat setelah al-Fâtihah membaca surah al-Ikhlâsh enam puluh kali dan jika Anda tidak mampu, bacalah pada rakaat pertama surah al-Ikhlâsh dan pada rakaat kedua surah al-Kâfirûn, setelah salam bacalah ziarah di atas. Hari ke-20 Tahun kelima atau kedua Bi‘tsah, adalah hari kelahiran Sayidah Fathimah as. Pada hari ini terdapat beberapa amalan: Puasa Berbuat baik dan bersedekah kepada orang-orang Mukmin Berziarah kepada beliau dengan ziarah yang setelah ini akan kami jelaskan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar