Total Tayangan Halaman

Rabu, 26 Agustus 2020

Tata Cara Ziarah Kepada Rasulullah Saw

Jika Anda, Insya Allah, memasuki kota Nabi Muhammad saw, mandilah untuk persiapan berziarah. Saat Anda hendak memasuki Mesjid Nabi Muhammad saw, berdirilah di hadapan pintunya dengan membaca doa izin masuk, setelah itu masuklah dari pintu Jibrail dengan mendahulukan kaki kanan sambil mengucap: اللَّهُ أَكْبَرُ (“Allah Mahabesar”) seratus kali, lalu lakukanlah shalat dua rakaat Tahiyatul-Masjid. Setelah itu, pergilah ke arah bilik pusara mulia Nabi Muhammad saw, usapkanlah tangan Anda di sana dan ciumlah, lalu ucapkanlah: اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ يَا رَسُوْلَ اللَّهِ، اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ يَا نَبِيَّ اللَّهِ، اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ يَا مُحَمَّدَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ، اَلسَّلاَمُ عَلَيْكَ يَا خَاتَمَ النَّبِيِّيْنَ، أَشْهَدُ أَنَّكَ قَدْ بَلَّغْتَ الرِّسَالَةَ وَ أَقَمْتَ الصَّلاَةَ وَ آتَيْتَ الزَّكَاةَ وَ أَمَرْتَ بِالْمَعْرُوْفِ وَ نَهَيْتَ عَنِ الْمُنْكَرِ وَ عَبَدْتَ اللَّهَ مُخْلِصاً حَتَّى أَتَاكَ الْيَقِيْنُ، فَصَلَوَاتُ اللَّهِ عَلَيْكَ وَ رَحْمَتُهُ وَ عَلَى أَهْلِ بَيْتِكَ الطَّاهِرِيْنَ Salam atasmu wahai Rasulullah! Salam atasmu wahai Nabi Allah! Salam atasmu wahai Muhammad bin Abdillah! Salam atasmu wahai penutup para nabi! Aku bersaksi sungguh engkau telah menyampaikan risalah, engkau telah menegakkan shalat, engkau telah menunaikan zakat, menyeru kepada kebaikan dan mencegah kemungkaran, engkau telah mengabdi kepada Allah dengan ikhlas hingga ajal menjemputmu! Maka, sejahteralah engkau bersama keluarga sucimu yang tercurah kasih Allah!” Lalu berdirilah di dekat tiang yang ada di depan samping kanan kubur (tempat kepala Rasulullah saw) dengan menghadap ke arah Kiblat, berdiri di antara kubur dan mimbar, bacalah doa sebagai berikut: أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَ أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّداً عَبْدُهُ وَ رَسُوْلُهُ وَ أَشْهَدُ أَنَّكَ رَسُوْلُ اللَّهِ وَ أَنَّكَ مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ وَ أَشْهَدُ أَنَّكَ قَدْ بَلَّغْتَ رِسَالاَتِ رَبِّكَ وَ نَصَحْتَ لِأُمَّتِكَ وَ جَاهَدْتَ فِيْ سَبِيْلِ اللَّهِ وَ عَبَدْتَ اللَّهَ حَتَّى أَتَاكَ الْيَقِيْنُ بِالْحِكْمَةِ وَ الْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ وَ أَدَّيْتَ الَّذِيْ عَلَيْكَ مِنَ الْحَقِّ، وَ أَنَّكَ قَدْ رَؤُفْتَ بِالْمُؤْمِنِيْنَ وَ غَلُظْتَ عَلَى الْكَافِرِيْنَ، فَبَلَّغَ اللَّهُ بِكَ أَفْضَلَ شَرَفِ مَحَلِّ الْمُكَرَّمِيْنَ، اَلْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي اسْتَنْقَذَنَا بِكَ مِنَ الشِّرْكِ وَ الضَّلاَلَةِ، اَللَّهُمَّ فَاجْعَلْ صَلَوَاتِكَ وَ صَلَوَاتِ مَلاَئِكَتِكَ الْمُقَرَّبِيْنَ وَ أَنْبِيَائِكَ الْمُرْسَلِيْنَ وَ عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ وَ أَهْلِ السَّمَاوَاتِ وَ اْلأَرَضِيْنَ وَ مَنْ سَبَّحَ لَكَ يَا رَبَّ الْعَالَمِيْنَ مِنَ اْلأَوَّلِيْنَ وَ اْلآخِرِيْنَ عَلَى مُحَمَّدٍ عَبْدِكَ وَ رَسُوْلِكَ وَ نَبِيِّكَ وَ أَمِيْنِكَ وَ نَجِيِّكَ وَ حَبِيْبِكَ وَ صَفِيِّكَ وَ خَاصَّتِكَ وَ صَفْوَتِكَ وَ خِيَرَتِكَ مِنْ خَلْقِكَ، اَللَّهُمَّ أَعْطِهِ الدَّرَجَةَ الرَّفِيْعَةَ وَ آتِهِ الْوَسِيْلَةَ مِنَ الْجَنَّةِ وَ ابْعَثْهُ مَقَاماً مَحْمُوْداً يَغْبِطُهُ بِهِ اْلأَوَّلُوْنَ وَ اْلآخِرُوْنَ، اَللَّهُمَّ إِنَّكَ قُلْتَ وَ لَوْ أَنَّهُمْ إِذْ ظَلَمُوْا أَنْفُسَهُمْ جَاءُوْكَ فَاسْتَغْفَرُوا اللَّهَ وَ اسْتَغْفَرَ لَهُمُ الرَّسُوْلُ لَوَجَدُوا اللَّهَ تَوَّاباً رَحِيْماً، وَ إِنِّيْ أَتَيْتُكَ مُسْتَغْفِراً تَائِباً مِنْ ذُنُوْبِيْ وَ إِنِّيْ أَتَوَجَّهُ بِكَ إِلَى اللَّهِ رَبِّيْ وَ رَبِّكَ لِيَغْفِرَ لِيْ ذُنُوْبِيْ Aku bersaksi tiada tuhan kecuali Allah Yang Mandiri dan tiada sekutu bagi-Nya! Aku bersaksi sesungguhnya Muhammad hamba dan utusan-Nya! Aku bersaksi engkau utusan Allah, engkau Muhammad putra Abdullah! Aku bersaksi engkau telah menyampaikan risalah Tuhanmu, engkau telah membimbing umatmu, engkau telah berjuang di jalan Allah, engkau telah mengabdi Allah hingga ajal menjemputmu dengan hikmah dan nasihat yang baik, engkau menunaikan kewajiban yang diberikan kepadamu yang bersumber dari kebenaran, engkau telah berlaku lembut kepada kaum beriman dan bersikap tegas kepada orang-orang kafir! Maka, Allah menempatkanmu di puncak kemuliaan melebihi kemulian orang-orang mulia! Segala puji bagi Allah Yang menyelamatkan kami dari kesyirikan dan kesesatan melalui engkau! Ya Allah, tetapkanlah shalawat-Mu dan shalawat malaikat-Mu yang terdekat, para nabi-Mu yang diutus, para hamba-Mu yang baik, penduduk langit dan bumi dan siapa saja yang menyucikan-Mu, wahai Tuhan seru sekalian alam, dari awal hingga akhir, untuk Muhammad hamba-Mu dan utusan-Mu, Nabi-Mu dan penyimpan amanah dan rahasia-Mu, kencitaan-Mu, pemurni-Mu, penghukhususan-Mu dan pilihan-Mu dari sekalian makhluk-Mu! Ya Allah, berikanlah dia derajat yang tinggi, jadikanlah dia sebagai wasilah menuju surga! Bangkitkanlah dia di tempat yang terpuji, yang diinginkan oleh orang-orang awal dan akhir! Ya Allah, Engkau telah berfirman, “Dan jika mereka berlaku aniaya terhadap diri mereka, mereka mendatangi engkau untuk memohon ampun kepada Allah, dan Rasul memohonkan ampunan untuk mereka, lalu mereka mendapati Allah Maha Penerima taubat dan Penyayang.” Sungguh aku mendatangi engkau dalam keadaan memohon ampunan dan bertaubat dari dosa-dosaku, sungguh aku menghadap bersamamu menuju Allah Tuhanku Tuhanmu untuk mengampuni dosa-dosaku! Jika Anda mempunyai suatu keinginan, peluklah pusara suci itu sambil menghadap kearah Kiblat, kemudian angkatlah kedua tangan sambil meminta hajat Anda. Insya Allah, doa Anda terkabul. Muhammad bin Mas‘ud berkata, “Aku melihat Imam Ja‘far Shadiq as mendekati pusara suci Rasulullah saw, lalu meletakkan kedua lengan beliau di atasnya dan mengucapkan doa berikut: أَسْأَلُ اللَّهَ الَّذِيْ إِجْتَبَاكَ وَ إِخْتَارَكَ وَ هَدَاكَ وَ هَدَى بِكَ أَنْ يُصَلِّيَ عَلَيْكَ إِنَّ اللَّهَ وَ مَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَ سَلِّمُوْا تَسْلِيْماً Aku memohon kepada Allah Pengutus dan Pemilihmu, Dia menghidayahimu dan menjadikanmu sebagai syarat mendapatkan hidayah, agar menganugerahkan kesejahteraan kepadamu. Sungguh Allah, para malaikat bershalawat kepada Nabi, “Wahai orang-orang yang beriman bershalawatlah kamu atasnya dan sampaikanlah salam dengan sebenarnya (yang banyak).” Syekh Kaf‘ami dalam kitab al-Mishbâh berkata, “Setelah Anda selesai membaca doa di dekat pusara suci itu, pergilah ke dekat mimbar, lalu usapkanlah tangan Anda di situ dan ambillah dua qubah kecil (seperti buah Delima) yang ada di bawah kaki mimbar, usapkanlah itu ke muka dan kedua mata Anda. Sungguh di situ terdapat penyembuhan mata. Berdirilah di dekat mimbar dengan memuja Tuhan dan memohon kebutuhan kepada-Nya. Rasulullah saw bersabda, ‘Di antara kubur dan mimbarku ada sebuah taman dari taman-taman surga dan mimbarku berada di salah satu pintu dari pintu-pintu surga.’ Kemudian, pergilah ke Maqam Nabi Muhammad saw dan lakukanlah shalat di situ sebanyak yang diinginkan, perbanyaklah shalat di dalam Mesjid Nabi Muhammad saw, karena shalat yang dilakukan di sana sebanding dengan seribu shalat (di tempat lain). Setiap kali Anda memasuki atau keluar mesjid, bershalawatlah kepada Nabi Muhammad saw. Lakukanlah shalat dalam rumah Sayidah Fathimah as dan pergilah ke Maqam Jibril yang berada di bawah pipa air hujan, di sinilah Jibril berdiri meminta izin masuk dari Rasulullah saw dengan mengucapkan: أَسْأَلُكَ أَيْ جَوَادُ أَيْ كَرِيْمُ أَيْ قَرِيْبُ أَيْ بَعِيْدُ أَنْ تَرُدَّ عَلَيَّ نِعْمَتَكَ Aku memohon-Mu! Wahai Yang Maha Dermawan! Wahai Yang Maha Pemberi! Wahai Yang Mahadekat! Wahai Yang Mahajauh, kembalikanlah kepadaku nikmat-Mu! Lalu lakukan ziarah kepada Sayidah Fathimah as di dekat Raudhah yang suci (ada perbedaan pendapat tempat pekuburan beliau as yang dizalimi ini, ada yang mengatakan jasad beliau dikebumikan di Raudhah yang terletak antara pusara suci Rasulullah saw dan mimbar, yang lain mengatakan di dalam rumah beliau dan kelompok ketiga mengatakan beliau dikebumikan di pekuburan Baqi, namun yang banyak dilakukan adalah menziarahi beliau as di dekat Raudhah). Lebih utama jika seseorang menziarahi beliau di ketiga tempat itu. Ketika Anda berdiri di ketiga tempat ini untuk melakukan ziarah kepada beliau as maka bacalah doa ziarah berikut: يَا مُمْتَحَنَةُ إِمْتَحَنَكِ اللَّهُ الَّذِيْ خَلَقَكِ قَبْلَ أَنْ يَخْلُقَكِ فَوَجَدَكِ لِمَا امْتَحَنَكِ صَابِرَةً وَ زَعَمْنَا أَنَّا لَكِ أَوْلِيَاءُ وَ مُصَدِّقُوْنَ وَ صَابِرُوْنَ لِكُلِّ مَا أَتَانَا بِهِ أَبُوْكِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَ آلِهِ وَ أَتَى (أَتَانَا) بِهِ وَصِيُّهُ، فَإِنَّا نَسْأَلُكِ إِنْ كُنَّا صَدَّقْنَاكِ إِلاَّ أَلْحَقْتِنَا بِتَصْدِيْقِنَا لَهُمَا لِنُبَشِّرَ أَنْفُسَنَا بِأَنَّا قَدْ طَهُرْنَا بِوِلاَيَتِكِ Wahai engkau yang telah teruji, Allah Penciptamu telah mengujimu sebelum menciptakanmu, lalu Dia menjumpai kesabaranmu karena dengan ujian-Nya! Kamilah pengikut dan berada di pihakmu, kami menjalankan apa yang dititahkan ayahmu kepada kami, kesejahteraan Allah bersamanya dan keluarganya, kami menjalankan apa yang diperintahkan oleh washinya kepada kami, maka kami memohon kepadamu meski kami jauh dari kebenaranmu, namun engkau telah menyertai kami kebenaran dan membahagiakan kami karena berwilayah kepadamu! Sunah mengucapkan salam sebagai berikut: اَلسَّلاَمُ عَلَيْكِ يَا بِنْتَ رَسُولِ اللَّهِ، اَلسَّلاَمُ عَلَيْكِ يَا بِنْتَ نَبِيِّ اللَّهِ، اَلسَّلاَمُ عَلَيْكِ يَا بِنْتَ حَبِيْبِ اللَّهِ، اَلسَّلاَمُ عَلَيْكِ يَا بِنْتَ خَلِيْلِ اللَّهِ، اَلسَّلاَمُ عَلَيْكِ يَا بِنْتَ صَفِيِّ اللَّهِ، اَلسَّلاَمُ عَلَيْكِ يَا بِنْتَ أَمِيْنِ اللَّهِ، اَلسَّلاَمُ عَلَيْكِ يَا بِنْتَ خَيْرِ خَلْقِ اللَّهِ، اَلسَّلاَمُ عَلَيْكِ يَا بِنْتَ أَفْضَلِ أَنْبِيَاءِ اللَّهِ وَ رُسُلِهِ وَ مَلاَئِكَتِهِ، اَلسَّلاَمُ عَلَيْكِ يَا بِنْتَ خَيْرِ الْبَرِيَّةِ، اَلسَّلاَمُ عَلَيْكِ يَا سَيِّدَةَ نِسَاءِ الْعَالَمِيْنَ مِنَ اْلأَوَّلِيْنَ وَ اْلآخِرِيْنَ، اَلسَّلاَمُ عَلَيْكِ يَا زَوْجَةَ وَلِيِّ اللَّهِ وَ خَيْرِ الْخَلْقِ بَعْدَ رَسُوْلِ اللَّهِ، اَلسَّلاَمُ عَلَيْكِ يَا أُمَّ الْحَسَنِ وَ الْحُسَيْنِ سَيِّدَي شَبَابِ أَهْلِ الْجَنَّةِ، اَلسَّلاَمُ عَلَيْكِ أَيَّتُهَا الصِّدِّيْقَةُ الشَّهِيْدَةُ، اَلسَّلاَمُ عَلَيْكِ أَيَّتُهَا الرَّضِيَّةُ الْمَرْضِيَّةُ، اَلسَّلاَمُ عَلَيْكِ أَيَّتُهَا الْفَاضِلَةُ الزَّكِيَّةُ، اَلسَّلاَمُ عَلَيْكِ أَيَّتُهَا الْحَوْرَاءُ اْلإِنْسِيَّةُ، اَلسَّلاَمُ عَلَيْكِ أَيَّتُهَا التَّقِيَّةُ النَّقِيَّةُ، اَلسَّلاَمُ عَلَيْكِ أَيَّتُهَا الْمُحَدَّثَةُ الْعَلِيْمَةُ، اَلسَّلاَمُ عَلَيْكِ أَيَّتُهَا الْمَظْلُوْمَةُ الْمَغْصُوْبَةُ، اَلسَّلاَمُ عَلَيْكِ أَيَّتُهَا الْمُضْطَهَدَةُ الْمَقْهُوْرَةُ، اَلسَّلاَمُ عَلَيْكِ يَا فَاطِمَةُ بِنْتَ رَسُوْلِ اللَّهِ وَ رَحْمَةُ اللَّهِ وَ بَرَكَاتُهُ، صَلَّى اللَّهُ عَلَيْكِ وَ عَلَى رُوْحِكِ وَ بَدَنِكِ، أَشْهَدُ أَنَّكِ مَضَيْتِ عَلَى بَيِّنَةٍ مِنْ رَبِّكِ وَ أَنَّ مَنْ سَرَّكِ فَقَدْ سَرَّ رَسُوْلَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَ آلِهِ وَ مَنْ جَفَاكِ فَقَدْ جَفَا رَسُوْلَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَ آلِهِ وَ مَنْ آذَاكِ فَقَدْ آذَى رَسُوْلَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَ آلِهِ، وَ مَنْ وَصَلَكِ فَقَدْ وَصَلَ رَسُوْلَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَ آلِهِ وَ مَنْ قَطَعَكِ فَقَدْ قَطَعَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَ آلِهِ، لِأَنَّكِ بَضْعَةٌ مِنْهُ وَ رُوْحُهُ الَّذِي بَيْنَ جَنْبَيْهِ كَمَا قَالَ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَ آلِهِ: أُشْهِدُ اللَّهَ وَ رُسُلَهُ وَ مَلاَئِكَتَهُ أَنِّيْ رَاضٍ عَمَّنْ رَضِيْتِ عَنْهُ سَاخِطٌ عَلَى مَنْ سَخِطْتِ عَلَيْهِ مُتَبَرِّئٌ مِمَّنْ تَبَرَّأْتِ مِنْهُ مُوَالٍ لِمَنْ وَالَيْتِ مُعَادٍ لِمَنْ عَادَيْتِ مُبْغِضٌ لِمَنْ أَبْغَضْتِ مُحِبٌّ لِمَنْ أَحْبَبْتِ، وَ كَفَى بِاللَّهِ شَهِيْداً وَ حَسِيْباً وَ جَازِياً وَ مُثِيْباً Salam atasmu wahai putri Rasulullah! Salam atasmu wahai putri Nabi Allah! Salam atasmu wahai putri kecintaan Allah! Salam atasmu wahai putri kekasih Allah! Salam atasmu wahai putri hamba Allah! Salam atasmu wahai hamba kepercayaan Allah! Salam atasmu wahai putri terbaik ciptaan Allah! Salam atasmu wahai putri paling utama para nabi Allah dan utusan-Nya serta para malaikat-Nya! Salam atasmu wahai putri sebaik-baik manusia! Salam atasmu wahai penghulu para wanita seru sekalian alam dari awal hingga yang akhir! Salam atasmu wahai istri wali Allah sebaik-baik makhluk Allah setelah Rasulullah! Salam atasmu wahai Ibu al-Hasan dan al-Husain, penghulu pemuda ahli surga. Salam atasmu wahai ash-Shiddiqah (yang benar) yang meninggal di jalan Allah (asy-Syahidah)! Salam atasmu wahai ar-Radhiyyah (rela Allah sebagai Tuhannya) yang diridhai Allah! Salam atasmu wahai pemilik keutamaan yang suci! Salam atasmu wahai insan malakut! Salam atasmu wahai yang secara zati bertakwa, permata yang cemerlang! Salam atasmu wahai al-Muhaddatsah (yang berbicara dengan malaikat sejak dalam kandungan) yang berilmu luas! Salam atasmu wahai yang teraniaya dan dirampas haknya! Salam atasmu wahai yang teraniaya dan dilecehkan musuh, Salam dan rahmat Allah serta berakah-Nya bersamamu wahai Fathimah putri Rasulullah, shalawat Allah kepadamu bersama ruhmu serta badanmu, aku bersaksi sungguh engkau pergi dengan alasan kuat dari Tuhanmu, sungguh orang yang berbuat jahat kepadamu telah berbuat jahat kepada Rasulullah saw dan orang yang melecehkanmu telah melecehkan Rasulullah saw, orang yang menganiayamu telah menganiaya Rasulullah saw, orang yang menjalin hubungan denganmu telah menjalin hubungan dengan Rasulullah saw, orang yang memutus hubungan denganmu telah memutus hubungan dengan Rasulullah saw, karena engkaulah belahan jiwanya yang menempati tulang rusuknya, seperti yang disabdakan olehnya saw! Aku bersaksi bahwa Allah, Rasul-Nya dan para malaikat-Nya rela terhadap orang yang engkau rela kepadanya, benci terhadap orang yang engkau membencinya! Aku berlepas diri dari orang yang engkau melepas diri darinya, mencintai orang yang engkau cintai, memusuhi orang yang engkau musuhi, murka kepada orang yang engkau murkai, mengasihi orang yang engkau kasihi! Cukuplah Allah sebagai Saksi, Juri, Pembalas dan Pemberi ganjaran! Lalu bershalawatlah kepada Rasulullah saw dan para imam suci as. Penyusun buku ini berkata, “Untuk hari keduapuluh di bulan Jumadil Akhir, kami menyebutkan doa ziarah untuk Sayidah Fathimah as. Para ulama menyebutkan doa ziarah yang tersebut di atas untuk beliau (Sayidah Fathimah) as, yaitu seperti yang kami nukil dari Syekh yang awalnya adalah: Assalâmu ‘alaika yâ binta Rasulillâh... usyhidullaha wa rusûlahu wa malâikatahu. أُشْهِدُ اللَّهَ وَ مَلاَئِكَتَهُ أَنِّيْ وَلِيٌّ لِمَنْ وَالاَكِ وَ عَدُوٌّ لِمَنْ عَادَاكِ وَ حَرْبٌ لِمَنْ حَارَبَكِ، أَنَا يَا مَوْلاَتِيْ بِكِ وَ بِأَبِيْكِ وَ بَعْلِكِ وَ اْلأَئِمَّةِ مِنْ وُلْدِكِ مُوْقِنٌ وَ بِوِلاَيَتِهِمْ مُؤْمِنٌ وَ لِطَاعَتِهِمْ مُلْتَزِمٌ، أَشْهَدُ أَنَّ الدِّيْنَ دِيْنُهُمْ وَ الْحُكْمَ حُكْمُهُمْ وَ هُمْ قَدْ بَلَّغُوْا عَنِ اللَّهِ عَزَّ وَ جَلَّ وَ دَعَوْا إِلَى سَبِيْلِ اللَّهِ بِالْحِكْمَةِ وَ الْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ، لاَ تَأْخُذُهُمْ فِي اللَّهِ لَوْمَةُ لاَئِمٍ وَ صَلَوَاتُ اللَّهِ عَلَيْكِ وَ عَلَى أَبِيْكِ وَ بَعْلِكِ وَ ذُرِّيَّتِكِ اْلأَئِمَّةِ الطَّاهِرِيْنَ، اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَ أَهْلِ بَيْتِهِ وَ صَلِّ عَلَى الْبَتُوْلِ الطَّاهِرَةِ الصِّدِّيْقَةِ الْمَعْصُوْمَةِ التَّقِيَّةِ النَّقِيَّةِ الرَّضِيَّةِ الْمَرْضِيَّةِ الزَّكِيَّةِ الرَّشِيْدَةِ الْمَظْلُوْمَةِ الْمَقْهُوْرَةِ الْمَغْصُوْبَةِ (الْمَغْضُوْبِ) حَقُّهَا الْمَمْنُوْعَةِ (الْمَمْنُوْعِ) إِرْثُهَا الْمَكْسُوْرَةِ (الْمَكْسُوْرِ) ضِلْعُهَا الْمَظْلُوْمِ بَعْلُهَا الْمَقْتُوْلِ وَلَدُهَا فَاطِمَةَ بِنْتِ رَسُوْلِكَ وَ بَضْعَةِ لَحْمِهِ وَ صَمِيْمِ قَلْبِهِ وَ فِلْذَةِ كَبِدِهِ وَ النُّخْبَةِ (وَ التَّحِيَّةِ) مِنْكَ لَهُ وَ التُّحْفَةِ خَصَصْتَ بِهَا وَصِيَّهُ وَ حَبِيْبَةِ (وَ حَبِيْبَهُ) الْمُصْطَفَى وَ قَرِيْنَةِ (وَ قَرِيْنَهُ) الْمُرْتَضَى وَ سَيِّدَةِ النِّسَاءِ وَ مُبَشِّرَةِ اْلأَوْلِيَاءِ حَلِيْفَةِ الْوَرَعِ وَ الزُّهْد وَ تُفَّاحَةِ الْفِرْدَوْسِ وَ الْخُلْدِ الَّتِيْ شَرَّفْتَ مَوْلِدَهَا بِنِسَاءِ الْجَنَّةِ وَ سَلَلْتَ مِنْهَا أَنْوَارَ اْلأَئِمَّةِ وَ أَرْخَيْتَ دُوْنَهَا حِجَابَ النُّبُوَّةِ، اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَيْهَا صَلاَةً تَزِيْدُ فِيْ مَحَلِّهَا عِنْدَكَ وَ شَرَفِهَا لَدَيْكَ وَ مَنْزِلَتِهَا مِنْ رِضَاكَ وَ بَلِّغْهَا مِنَّا تَحِيَّةً وَ سَلاَمُا وَ آتِنَا مِنْ لَدُنْكَ فِيْ حُبِّهَا فَضْلاً وَ إِحْسَاناً وَ رَحْمَةً وَ غُفْرَاناً، إِنَّكَ ذُو الْعَفْوِ الْكَرِيْمِ Aku jadikan Allah dan para malaikat-Nya sebagai saksi, sungguh aku berteman dengan orang yang menjadikan engkau sebagai teman, aku memusuhi orang yang memusuhimu, aku memerangi orang yang memerangimu! Wahai majikanku, demi engkau, demi ayahmu dan suamimu serta para imam keturunanmu, aku yakin, beriman kepada wilayah mereka, menaati mereka! Aku bersaksi bahwa agama (ini) adalah agama mereka, hukum (ini) adalah hukum mereka, dan mereka telah menyampaikan dari Allah Yang Mahaagung lagi Mahaperkasa, mereka telah menyeru untuk menuju jalan Allah dengan bijaksana dan nasihat yang baik, mereka tidak menghiraukan hinaan orang-orang yang melecehkan perkara Allah! Salam sejahtera Allah kepadamu dan kepada ayahmu, kepada suamimu dan para imam yang suci keturunanmu! Ya Allah, anugerahkanlah shalawat kepada Muhammad dan keluarganya, shalawat kepada al-Batul yang suci, yang benar, yang terjaga dari dosa, yang bertakwa, yang berkemilau bak permata, yang ridha dan diridhai oleh Tuhannya, yang suci, yang mendapat petunjuk, yang dianiaya, yang dilecehkan, yang dirampas haknya, yang dirampas warisannya, yang dipatahkan tulang rusuknya, yang teraniaya suaminya, yang terbunuh putranya! Dialah Fathimah putri dan darah daging Rasul-Mu, pujaan hatinya dan dambaan jiwanya! Salam hormat dari-Mu untuknya, sebuah nilai berharga yang Engkau hadiahkan khusus untuk washinya, dialah cinta al-Mushthafa, pasangan hidup al-Murtadha, penghulu para wanita, berita gembira bagi kekasih-kekasih Allah! Dia senantiasa bersikap warak dan zuhud, apel taman Firdaus dan kekekalan yang Engkau muliakan kelahirannya sebagai wanita surga! Engkau pancarkan darinya cahaya para imam yang tiada tara selain cahaya kenabian! Ya Allah, anugerahkanlah shalawat kepadanya dengan shalawat yang semakin memuliakan derajatnya di sisi-Mu, dengan kemuliaan di haribaan-Mu dan dengan tempat dari keridhaan-Mu! Sampaikanlah hormat dan salam dari kami kepadanya dan hadirkan kepada kami kecintaan, keutamaan dan kebaikan, rahmat dan ampunan dari-Mu, sungguh Engkau Pemilik ampunan Yang Pemurah! Penyusun buku ini berkata, “Syekh, di dalam kitab at-Tahdzîb berkata, ‘Banyak riwayat tentang keutamaan ziarah kepada (Sayidah Fathimah) yang mulia, bahkan jumlahnya lebih dari yang sudah disebutkan.’” Allamah Majlisi menyebutkan dari kitab Mishbâh al-Anwâr bahwa Sayidah Fathimah as berkata, “Ayahku berkata kepadaku, ‘Setiap orang yang mengirimkan shalawat kepadamu, Allah Swt akan mengampuninya dan akan menghimpunnya bersamaku di mana pun aku berada di dalam surga.”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar